SEDIKIT TENTANG PERJALANAN DAN LIKA – LIKU HIDUPKU
Dengan sedikit wacana ini aku ingin sedikit mencoretkan tulisan untuk ku jadikan bahan anjungan meniti hidupku.Mungkin tulisan ini kurang begitu menarik untuk dibaca atau mungkin kurang penting bagi pembacanya tapi ini hanyalah sebuah tulisan yang tak berarti untuk dibahas namun perkenankan saya untuk mengungkapkan atau menuangkan dalam wacana ini paling tidak hanya sekedar ingin mencari jati diriku yang sebenarnya sebagai pengalaman hidupku.Aku adalah seorang perantau yang menginginkan perubahan dan perubahan dalam mengarungi hidup di dunia yang semakin panas dan kemajuan jaman yang penuh dengan cobaan,tantangan dan persaingan hidup yang begitu ketat dengan menggali potensi yang ada pada diriku semampu saya meskipun aku merasakan segala kekurangan yang ada pada diriku.Ketika aku sekolah yang ada dalam benakku dan pikiranku bagaimana setelah aku lulus nanti bisakah aku memberikan konstribusi untuk keluargaku khususnya dan umumnya untuk agama,masyarakat,bangsa dan negara ini.Saat aku merenungi hidup ini terlintas pemikiran yang membuat hatiku semakin resah,gelisah,gundah gulana pokoknya campur jadi satu karena dijaman sekarang ini persaingan hidup semakin ketat,kebutuhan hidup semakin banyak dan penduduk semakin padat semua itu memungkinkan dampak hidup ini akan semakin carut marut banyak pengangguran,kemiskinan,yang membuat kriminalitas semakin tajam”. ngeri pokoke……”!ditahun 1999 adalah tahun bersejarah untuk hidupku karena aku lulus sekolah di SMU N Andong,berarti aku harus siap dengan segala sesuatunya apapun yang akan terjadi dalam hidupku nanti,bisa atau tidak untuk menyikapi fenomena dunia ini.
Aku lahir dikeluarga yang sederhana sekali sehingga aku hanya lulusan SMU aja dan mencoba meniti hidup ini dengan merantau ke Jakarta karena dorongan dari tetanggaku yaitu lek Baiman yang mempunyai menantu Kerja di kawasan Industri Cibitung – Bekasi yang bernama mas Aris suaminya mbak Heni dan ada juga kerabat Familiku yang kerjanya satu Perusahaan dengannya yaitu Lek Sugeng dan istrinya Lek Mugi,di sinilah aku mencoba kerja dan meniti karya cari nafkah di perantauan .Ketika itu aku berangkat ke tempat kontrakannya lek Sugeng ini aku dibekali alamat kontrakan,aku waktu itu naik bus jurusan Solo – pulogadong,kata tetanggaku nanti turun di lampu merah Cikarang terus naik ojek katanya.Perjalanan ini memakan Watu kira – kira 10 – 11 jam . dan akhirnyapun ketemu juga,sesampai di kontrakan aku bilang bahwa aku igin cari kerja di sini dan ikut numpang di kontrakannya,lek Sugeng sekeluarga menerima saya dengan senang hati dan akupun disuruh bikin surat lamaran kerja dengan memeuhi beberapa persyaratan ,setelah persyaratan terpenuhi Surat Lamaran Kerjaku aku ajukan ke personalia Perusahaan dan akhirnya aku diterima untuk bekerja di PT>Maspion Kencana Group>perusahaan ini juga merupakan tempat bekerjanya lek Sugeng dan istrinya ,setiap pagi kalo berangkat ke pabrik sering bareng dengan berjalan kaki karena letak pabrik dengan kontrakan dekat.Saya sangat kagum dengan lek saya ini karena di samping karyawan pabrik diapun mengelola atau punya warkop(warung Kopi dengan dibantu keponakan dari pihak istrinya yang namanya Mulyani),lek Sugeng kala itu mempunyai seorang anak laki – laki yang sekarang sudah almarhum namanya Wiwit,anak nya ini meninggal karena panas kaya’nya kena DB(demam berdarah) mungkin terlambat mengobati atau membawa ke Dokter dan akhirnya meninggal Dunia, saat itu masih duduk di bangku SMP,mendengar berita kematian ini aku sangat sedih sekali,ketika itu aku sudah kerja di Gresik dan tidak ada Waktu aku pulang menyelawat ,aku hanya bisa mendoakan semogaarwahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa ”amien” .Di pabrik Maspion Kencana ini aku kerja dibagian produksi bagian Fitting,bagian Fitting ini membikin sambungan paralon dengan berbagai ukuran dari yang ukuran kecil sampai yang ukuran besar<dengan mengoperasikan mesin Fitting yang sudah disiapkan perusahaan.Di perusahaan ini aku kerja dengan sistim Long ship yaitu misalnya masuk jam 07.00 WIB – 16.00 WIB atau sebaliknya,kerja disini kira kira hanya dua bulan setengah karena di tengah perjalananku kerja terjadi demo besar – besaran mau tidak mau aku harus ikut bersama semua karyawan pabrik melakukan mogok kerja untuk menuntut kenaikan uang roti dan insentif lembur,demo ini lamanya kira – kira hampir dua bulan ’’wah tak dapat ku bayangkan bagaimana kerasnya hidup ini ,dengan pengalaman ini aku lebih kebal menghadapi tantangan dan kerasnya kehidupan.Dari fenomena ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya agar untuk mewujudkan kesuksesan harus dengan kerja keras dan banting tulang walopun di jaman sekarang ini tantangan jaman semakin ketat,persaingan hidup semakin hebat.tapi sayang dengan perjuangan hampir dua bulan itu tidak menuai hasil bahkan malah banyak yang dikeluarkan dari kerja termasuk saya ini”nasip – nasip…..”.karena aku tidak lagi dibutuhkan kerja di perusahaan itu akhirnya aku memutuskan untuk pulang kampung saja daripada di sini pusing apalagi waktu itu banyak juga teman – teman yang berdemo jadi buronan sebab melakukan tindakan anarkis yaitu membakar sebuah mobil perusahaan dan dari pihak perusahaan tidak terima agar ditangkap bagi yang bertindak anarkis tadi.Setibanya aku di kampung kedua orang tuaku kaget karena aku pulang secara tiba – tiba sedang aku baru dan belum lama saya bekerja jangan – jangan kenapa – kenapa,tapi aku tak berterus terang karena aku takut kalo tahu yang sesungguhnya bahwa aku dikeluarkan gara – gara ikut demonstrasi dan membuat kedua orang tuaku kecewa,di kampung kira – kira aku hanya semingguan lalu mencoba lagi ikut pamanku cari kerja di Jakarta,di Jakarta aku numpang hidup ikut tanteku meskipun Waktu itu hanya tinggal di mess di mana pamanku Bekerja yaitu di mess POLRI IRJA di komplek POLRI RAGUNAN Jakarta selatan.Selama aku ikut numpang tinggal di tanteku di sini aku ikut kerja adik dari pada tanteku ini yaitu Lek Tegeng yang Waktu itu kerja di Sebuah permebelan yang hanya sistim borong kerja kadang ada kerjaan kadang sepi aku ikut kerja di sini kira – kira hanya bertahan tiga bulanan dan akhirnya aku nganggur,pusing,bingung cari kerja lagi.kiro – kiro kerjo opo meneh yo…. ! dikebingunganku ini akhirnya ditawari salah seorang kerabatku yang tinggal di Jakarta untuk mencoba melamar disalah satu PT.(pabrik )di mana kerabatku ini bekerja,terus aku bikin surat lamaran dan ternyata aku diterima bekerja di perusahaan yang memproduksi karpet namanya PT.Indonesia Carpet Manufacture(ICM) di UKI – Cawang Jakarta Timur.Waktu itu aku digaji dengan UMR(upah minimum regional)masih Rp.286.000,-perbulan,aku kerja sebagai karyawan kontrak dan pembayaran gaji kala itu dibayarkan 2 minggu sekali,paling setiap gajian aku memperoleh Rp 150.000,- tapi hanya dengan masuk kerja seminggu lima hari kerja karen Sabtu dan minggu libur.Kerja di perusahaan memang mengikat dan harus mentaati segala peraturan yang sudah ditentukan dan ditetapkan oleh pimpinan perusahan yaitu harus disiplin masuk kerja dan lain sebagainya.misalnya masuk kerja absen dengan cek clook sebagai bukti masuk laporan kerja dalam pembayaran gaji.saya masuk kerja Jam 07 .30 WIB harus sudah berada di dalam pabrik dan memulailah aktifitas kerja begitu terus rutin setiap masuk kerja dan dikasih istirahat makan siang dari katreing perusahaan kurang lebih sejam.Aku kerja di perusahaan ini waktu itu masih ikut numpang di mess paman/tanteku yang tinggal di Komplek POLRI Ragunan Jaksel,sedangkan tempat aku kerja di UKI – Cawang halim Jaktim.aku berangkat kerja harus dua kali naik angkot untuk sampai dikerjaan.kira – kira ongkos untuk angkot pulang – pergi habis duwit Rp.2500,-kalo dihitung – hitung satu bulannya bisa menghabiskan ongkos transport Rp.55.000,-satu bulan aku masuk kerja 22 hari saja karena hari Sabtu dan Minggu libur,bekerja di sini aku bertahan sampai satu setengah tahun.Gaji UMR waktu itu sempat naik dalam setahun yaitu;kenaikan pertama dari Rp.286.000 menjadi Rp.375.000,kenaikan yang kedua dari 375.000 menjadi Rp.425.000.dari hari ke hari, minggu ke minggu,bulan ke bulan sedikit demi sedikit banyak temanku yang dipecat mretheli sebab perusahaan ini memakai sistim kontrak kerja dengan catatan setiap 3 bulan s/d 6 bulan harus tanda tangan kontrak,kalo ada yang dipanggil ke kantor aku merasa ketar – ketir dan sedih karena banyak temanku yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya yang mau nggak mau harus keluar tanpa dikasih pesangon,mungkin karena perusahaan sepi dan kurang cakap bekerja banyak temanku yang dikeluarkan dari perusahaan,sungguh aku merasakan betapa berat dan susahnya cari kerja,apalagi kebanyakan temanku ini sudah berkeluarga yang harus menanggung beban dan membiayai hidupnya,seandainya keadaan ini kita yang mengalami pasi sangatlah sedih sekali ,dengan fenomena ini aku kerja di perusahaan ini semakin kecil hati bagaimana kalao hal semacam ini menimpa diriku nanti.oh sungguh sedih sekali pastinya…..tapi aku bersyukur sekali karena aku masih diberikan kepercayaan untukkerja terus yaitu menendatangani kontrak kerja”Alhamdulillah”ini membuatku sedikit lega dan tenang namun ketenangan ini hanya sesaat saja karena kemungkinan aku akan mengalami nasip yang sama yang dialami temanku yang lain dengan dikeluarkan dari kerja sebab perusahaan ini tidak mengangkat karyawan tetap dan akupun harus cari kerja ke sana kemari lagi ini tak dapat kubayangkan nanti .Pada suatu saat berita kalo aku kerja di perusahaan hanya sebagai karyawan kontrak orang tuaku mulai resah,gelisah bagaimana kalo nanti kontrak kerjanya habis pasti harus cari kerja lagi.Baru saja aku menandatangani kontrak kerja kurang lebih masih dua bulan aku ditelpon pamanku yang di Gresik kerjanya di sekolahan agar secepatnya ke gresik karena ada lowongan kerja,malam harinya aku tak bisa tidur karena aku harus memilih tetap kerja di Jakarta dengan kerja kontrak apa ke Gresik ,dikebingunganku ini paman dan tanteku yang ketika itu aku ikut numpang di sana kasih saran agar aku segera ke Gresik dengan pertimbangan kerja di sekolah mungkin prospek kedepan lebih baik walo dengan gaji alakadarnya tapi terus dan tak mungkin ada PHK,akhirnya aku memutuskan untuk segera ke Gresik pada tanggal 14 – 15 Juni 2001 dan aku tiba di tempat tanteku yang di Krian tanggal 15 Juni sorenya karena aku belum tahu alamat pamanku yang di Gresik dan aku minta diantar oleh tanteku yang di Krian ke pamanku yang di Gresik yaitu di Dermo – Benjeng,setibanya aku di Benjeng aku bermalam dan bikin surat lamaran di rumah pamanku ini dan keesokan harinya aku menyerahkan lamaran dan langsung diterima kerja sebagai penjaga sekolah dan sekaligus penjaga malam di SMP N 1 Benjeng,dan aku setiap malam harus jaga di sekolah sampai sekarang ini,kira – kira sudah berjalan hampir 8 tahun aku mengabdi di sekolah ini dengan status kerja sebagai berikut;sekitar setahun setengah aku kerja dengan status karyawan honorer sekolah dan di tahun 2002 ada Tenega Kontrak Musiman (TKM)yang digaji dengan APBD,gajiku waktu itu di tahun 2002 menurut SK TKM dengan ijasah SMA Rp.450.000 per bulan,tahun 2004 ada kenaikan gaji menjadi Rp.550.000 dan sekarang ini gajiku menjadi Rp.657.000,berarti dalam kurun waktu yang berbeda gajiku berubah – ubah”alhamdulillah”dengan adanya TKM ini bisa membuat aku tenang dan agak lega walopun gaji yang saya kira cukuplah untuk ukuran saya yang masih lajang/membujang.Dalam perjalananku kerja di sekolahan sebagai tenaga Honorer Daerah pernah ikut ujian atau tes CPNS dua kali ,tapi hasilnya gagal tidak masuk rekrut CPNS,memeng saat itu persaingan sangat ketat sekali ,untuk mendapatkan posisi sebagai CPNS harus bersaing dengan peserta ujian CPNS waktu itu ribuan sedang untuk kuota yang diperebutkan sangatlah kecil peluangnya.beberapa waktu telah berlalu ada kabar bahwa Tenaga Honorer Daerah (TKM)diprioritaskan masuk CPNS secara otomatis bagi yang terdaftar di data bes BKN,membuat senang dan gembira bagi tenaga TKM termasuk saya .Di tahun 2008 aku termasuk atau terjaring perekrutan CPNS Gresik,pada tanggal 7 april 2009 kemarin merupakan hari yang sangat menggembirakan dan bahagia karena pada saat itulah SK CPNS pereode tahun 2008 diturunkan ,akhirnya harapan yang selama ini aku tunggu tunggu telah terwujut dengan segala puji syukur ke hadirat Allah swt.kabar gembira ini aku sebarkan ke sanak familiku yang di kampung terutama kedua orang tuaku dan juga kerabatku yang ada di perantauan semuanya mengucapkan selamat atas tewujutnya impian dan harapanku selama ini ”amien”semoga dengan status saya yang sekarang ini akan menjadikan perjalanan hidupku ini lebih baik dan mendapatkan barokah dari Allah swt.ibaratnya kertas yang putih bersih belum tercoret,dan aku harus meniti profesiku ini dengan segala kemampuan dan potensi yang ada pada diriku ini.Mudah – mudahan saya bisa mengemben amanah dan tanggung jawab ini sebaik-baiknya,semua itu tidak luput dari bantuan saudara – saudaraku yang telah mengambil bagian untuk kesuksesanku ini,aku hanya bisa mengucapkan terima kasih Tuhan atas rizki yang telah engkau berikan ke hambamu yang lemah ini dan juga tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih ke pada pamanku lek darto dan pak parjiono yang telah menuntun dan membimbing dalam pejalananku menghadapi hidup ini sebagai pegawai di SMPN 1 Benjeng.
T e r i m a k a s i h
Benjeng,10 April 2009